Lumajang – Upaya menjaga produktivitas pertanian terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Babinsa Jogotrunan Koramil 0821-01/Lumajang, Serda Jaelani Firmansyah, bersama Bhabinkamtibmas Briptu Teguh Adi Wijaya dan Pemerintah Kelurahan Jogotrunan melaksanakan kegiatan pengendalian hama tikus di lahan pertanian milik Poktan Gemah Ripah, RT 003 RW 014, Kelurahan Jogotrunan, Kecamatan Lumajang, Jawa Timur, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan tersebut menyasar area persawahan seluas kurang lebih 10 hektare yang terdampak serangan hama tikus. Pengendalian dilakukan secara terpadu dengan melibatkan petani setempat, sebagai langkah konkret untuk menekan potensi kerugian hasil panen.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua Gapoktan Gemah Ripah Sanusi, Petugas Dinas Pertanian Edi Purwanto, S.P., serta Lurah Jogotrunan Shofyan Hadi, A.Md.KL., S.M. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara aparat kewilayahan dan instansi terkait dalam mendukung ketahanan pangan di daerah.
Disela kegiatannya Babinsa Jogotrunan, Serda Jaelani Firmansyah, mengatakan bahwa pendampingan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus dukungan nyata terhadap para petani.
“Pengendalian hama tikus harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan. Kami hadir untuk membantu dan memastikan para petani tidak menghadapi kendala ini sendirian,” ujar dia.
Senada dengan itu, Bhabinkamtibmas Briptu Teguh Adi Wijaya menambahkan bahwa keterlibatan pihak kepolisian juga bertujuan menjaga keamanan serta mendorong kekompakan masyarakat dalam kegiatan pertanian.
“Melalui kebersamaan ini, kami ingin memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, serta meningkatkan kesadaran petani akan pentingnya pengendalian hama secara serentak,” ungkapnya.
Sementara itu, Petugas Dinas Pertanian, Edi Purwanto, menjelaskan bahwa pengendalian hama tikus perlu dilakukan dengan metode terpadu dan berkesinambungan agar hasilnya optimal.
“Jika tidak ditangani secara cepat dan serentak, hama tikus dapat berkembang pesat dan merusak tanaman. Karena itu, keterlibatan semua pihak sangat penting,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Lurah Jogotrunan, Shofyan Hadi, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Dinas Pertanian dalam membantu masyarakat tani.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap ketahanan pangan. Harapannya, hasil panen petani tetap terjaga dan kesejahteraan mereka meningkat,” tuturnya.
Dengan adanya kegiatan pengendalian hama tikus secara terpadu yang digelar, diharapkan mampu meminimalisir kerusakan tanaman serta menjaga stabilitas produksi pertanian di wilayah Jogotrunan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan. (Pendim0821)