Lumajang – Upaya mendukung peningkatan perekonomian masyarakat terus dilakukan Babinsa Klampokarum Koramil 0821-15/Tekung melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga petani. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengetahui secara langsung kondisi usaha pertanian sekaligus mendorong pemanfaatan potensi lokal sebagai sumber pendapatan keluarga.
Komsos dilaksanakan Babinsa Klampokarum Koramil 0821-15/Tekung Serka Wawan Efendi bersama petani sayur kecipir, Ibu Sunarya, di Dusun Darungan RT 008 RW 002, Desa Klampokarum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (15/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Serka Wawan Efendi berdialog secara langsung dengan Ibu Sunarya mengenai aktivitas budidaya sayur kecipir yang dijalankan sebagai salah satu usaha pertanian warga. Komunikasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Babinsa dalam memberikan dorongan kepada masyarakat agar potensi pertanian di wilayah dapat terus dikembangkan.
Dalam kesempatan itu, Serka Wawan Efendi menyampaikan bahwa tanaman sayur kecipir memiliki peluang untuk dikembangkan tidak hanya sebagai hasil pertanian, tetapi juga sebagai bagian dari kegiatan usaha masyarakat yang dapat mendukung perekonomian keluarga.
“Melalui Komsos ini, kami ingin terus mendorong warga agar mengembangkan potensi pertanian yang dimiliki. Sayur kecipir dapat menjadi salah satu komoditas yang memberikan nilai ekonomi apabila dikelola dan dipasarkan dengan baik,” ujar dia.
Menurutnya, pendampingan melalui komunikasi secara langsung dengan petani juga penting untuk membangun kedekatan sekaligus mengetahui berbagai kendala yang dihadapi warga dalam menjalankan usaha pertaniannya.
Ia berharap, kegiatan pertanian yang dilakukan warga dapat berkembang secara berkelanjutan sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan ekonomi keluarga. Selain itu, potensi hasil pertanian lokal di Desa Klampokarum diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan UMKM di wilayah.
Melalui Komsos tersebut, sinergi Babinsa dengan warga petani diharapkan mampu memperkuat pemanfaatan potensi pertanian lokal, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha masyarakat dan meningkatkan kontribusi sektor pertanian terhadap ekonomi keluarga. (Pendim0821)