Lumajang – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap fasilitas publik ditunjukkan melalui kegiatan Karya Bakti Terpadu yang digelar di area lapangan parkir Pura Mandara Giri Semeru Agung, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (17/6/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Danramil 0821-03/Senduro, Kapten Inf Bambang Mulud Diarso, bersama unsur lintas sektoral dan masyarakat.
Karya bakti terpadu tersebut melibatkan personel TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan Senduro, Kementerian Agama, serta masyarakat setempat. Sedikitnya 50 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan yang bertujuan meningkatkan kebersihan dan kualitas fasilitas area parkir bagi para pengunjung.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjamin kenyamanan dan keselamatan pengunjung, sekaligus mencegah kerusakan dini pada kendaraan yang menggunakan area parkir di kawasan wisata religi tersebut. Dengan lingkungan yang tertata dan bersih, diharapkan pengunjung dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Senduro yang diwakili Sekretaris Kecamatan Bambang, Kepala Kementerian Agama yang diwakili Edi Sumianto, S.Ag., Danramil 0821-03/Senduro Kapten Inf Bambang Mulud Diarso, Kapolsek Senduro yang diwakili Aiptu Sandra, staf Kecamatan Senduro, serta masyarakat setempat.
Saat dikonfirmasi Danramil 0821-03/Senduro Kapten Inf Bambang Mulud Diarso mengatakan bahwa karya bakti terpadu merupakan wujud nyata sinergitas antarinstansi dan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum yang menjadi aset bersama.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan. Area parkir yang bersih dan tertata tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengunjung, tetapi juga mendukung keselamatan serta kelestarian kawasan wisata religi di Senduro,” kata dia.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Senduro, Bambang, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi seluruh pihak dalam kegiatan tersebut.
“Kegiatan karya bakti terpadu ini menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Kami berharap budaya gotong royong seperti ini terus terjaga sehingga fasilitas publik dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” tuturnya.
Melalui kerja sama lintas sektor yang harmonis, kegiatan karya bakti terpadu tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, tetapi juga memperkuat persatuan serta kepedulian bersama dalam menjaga sarana publik demi kemajuan daerah. (Pendim0821)