Lumajang – Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0821/Lumajang terus menunjukkan hasil yang membanggakan. Dua jembatan yang dibangun di wilayah Kabupaten Lumajang, yakni di Dusun Krajan, Desa Karanganom, Kecamatan Pasrujambe dan Dusun Stinggil, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, kini memasuki tahap akhir penyelesaian. Hingga Senin (22/6/2026), progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Pasrujambe telah mencapai 100 persen, sementara pembangunan jembatan di Sukodono telah mencapai 97,88 persen.
Pembangunan kedua jembatan tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat. Kehadiran jembatan diharapkan mampu membuka akses yang lebih aman, nyaman, dan efisien bagi warga dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun sosial kemasyarakatan.
Dandim 0821/Lumajang melalui Pasiter Kodim 0821/Lumajang, Kapten Inf Sri Haryanto, mengatakan bahwa program Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui TNI Angkatan Darat dalam mendukung Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Program ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung kebijakan pemerintah agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat hingga ke wilayah pedesaan. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Kapten Sri Haryanto.
Ia menjelaskan bahwa Jembatan Perintis Garuda di Dusun Krajan, Desa Karanganom, Kecamatan Pasrujambe telah selesai dikerjakan sepenuhnya dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat. Sementara itu, pembangunan jembatan di Dusun Stinggil, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, saat ini tinggal menyelesaikan beberapa pekerjaan akhir dengan progres mencapai 97,88 persen.
Keberhasilan pembangunan tersebut tidak lepas dari sinergi yang terjalin antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang selama ini bergotong royong mendukung setiap tahapan pekerjaan. Semangat kebersamaan tersebut menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan tepat sasaran.
“Dengan hampir rampungnya seluruh pekerjaan, Program Jembatan Perintis Garuda di Kabupaten Lumajang menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat mampu menghadirkan solusi bagi kebutuhan infrastruktur di wilayah pedesaan. Kehadiran kedua jembatan tersebut diharapkan semakin memperkuat konektivitas antar wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses transportasi yang lebih baik dan aman. (Pendim0821)