Minggu, Februari 15, 2026

Kunjungan Persit KCK Brawijaya di Pengungsian Semeru: Hadirkan Kepedulian, Trauma Healing, dan Pengobatan untuk Pengungsi

Lumajang — Kepedulian dan empati kembali ditunjukkan Persit Kartika Chandra Kirana dalam musibah erupsi Gunung Semeru. Pada Sabtu (22/11/2025), Wakil Ketua Persit KCK Daerah V/Brawijaya, Ny. Icut Zainul Bahar, bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem 083 PD V/Brawijaya, Ny. Nilam Kohir, melaksanakan kunjungan kemanusiaan ke lokasi pengungsian di SDN Supiturang 4, Kecamatan Pronojiwo.

Turut mendampingi Ketua Persit KCK Cabang XXXV Dim 0821, Ny. Anita Anton; Ketua Persit KCK Cabang XLI Yonif 527, Ny. Liska Heri Suseno; serta para pengurus dari Koorcab Rem 083 dan Cabang XXXV Dim 0821. Kehadiran mereka menjadi penguatan moral bagi ratusan warga yang terpaksa mengungsi akibat erupsi.

Dalam kegiatan tersebut, Persit KCK melaksanakan trauma healing, khususnya untuk anak-anak dan perempuan, guna membantu meredakan tekanan psikologis pascabencana. Selain itu, tim kesehatan yang dibawa Persit juga memberikan layanan pengobatan langsung, mencakup pemeriksaan umum, keluhan pernapasan, hingga penanganan awal penyakit yang rentan muncul di lingkungan pengungsian.

Wakil Ketua Persit KCK Daerah V/Brawijaya, Ny. Icut Zainul Bahar, menegaskan bahwa kehadiran Persit merupakan wujud nyata solidaritas dan komitmen sosial keluarga besar TNI AD kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa para pengungsi, khususnya anak-anak dan ibu-ibu, mendapatkan perhatian yang memadai. Trauma healing dan layanan kesehatan ini kami harap dapat membantu memulihkan kondisi mental dan fisik mereka. Pada situasi seperti ini, kebersamaan dan dukungan moral sangat dibutuhkan,” ujar Ny. Icut Zainul Bahar.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk pengurus Persit di jajaran Kodim 0821 dan Yonif 527, yang telah sigap bergerak memberikan bantuan sejak awal terjadinya bencana.

Kunjungan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Anak-anak tampak ceria mengikuti sesi bermain dan edukasi, sementara para orang tua mendapatkan kesempatan berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan.

Momentum ini menegaskan kembali peran Persit tidak hanya sebagai pendamping prajurit, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang hadir di tengah masyarakat, terutama saat bencana melanda. Kepedulian yang terus mengalir menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan selalu dijunjung tinggi oleh keluarga besar TNI AD. (Pendim 0821).

Related Articles

BERITA TERKINI