Minggu, Februari 22, 2026

BPN Lumajang Launching Aplikasi LumajangCekplot

Lumajang, Demi memberikan pelayanan prima pada masyarakat dan turut mensukseskan program Pemerintah Daerah dan Pusat, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lumajang melauncing Aplikasi Lumajang CekPlot yang merupakan sistem layanan berbasis aplikasi dengan tujuan memberikan kemudahan dan kepastian dalam pelayanan pertanahan.

 

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lumajang, HM. Rocky Soenoko, S.H., M.Si., saat melaunching Aplikasi Lumajang CekPlot yang bertempat di halaman Perpustakaan Mula Malurung Lumajang Jawa Timur, Sabtu (17/6/2023).

 

Launching tersebut dihadiri Wakil Bupati Lumajang, Kapolres Lumajang, Dandim Lumajang, Kadin Kabupaten Lumajang dan Kades Karangsari serta sejumlah undangan dari BPN.

 

Dalam kesempatan tersebut, Rocky juga menyampaikan bahwa pihaknya ingin memperkenalkan sebuah sistem layanan berbasis aplikasi kepada masyarakat luas yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kepastian dalam pelayanan pertanahan yakni “Lumajang Cekplot”.

 

“Lumajang Cekplot merupakan aplikasi berbasis sistem informasi geografis yang dengan aplikasi ini dapat menghubungkan beberapa layar tematik seperti bidang terdaftar, kawasan hutan, zona Kawasan Industri, lahan permukiman, RDTR dan RTRW dalam satu frame. Informasi yang ditampilkan berguna untuk mengetahui keadaan tanah, peruntukan tanah sesuai lokasi geografis. Diharapkan hadirnya aplikasi ini memberikan kejelasan terhadap tata administrasi Pertanahan sehingga output yang dicapai ialah pendaftaran tanah yang sesuai dengan peraturan, penatagunaan tanah dan rencana tata wilayah suatu kota/Kabupaten,” ujarnya.

 

Selain itu, Dirinya mengungkapkan bahwa Kantor Pertanahan Kabupaten Lumajang sedang melaksanakan proyek strategis nasional yakni pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) yang merupakan kegiatan pendaftaran tanah yang dilakukan secara serentak bagi semua objek pendaftaran tanah di seluruh wilayah Republik Indonesia dalam satu wilayah desa atau kelurahan.

 

“Luas bidang tanah terdaftar di Kabupaten  Lumajang sebanyak 226.163 bidang dengan luas 509.054.038 m2, sedangkan jumlah dan luas bidang tanah belum terdaftar sebanyak 274 596 bidang dengan luas 801.365.926 M2, hal ini menjadi tanggung jawab bersama bahwa masih banyak terdapat bidang tanah yang belum terdaftar hal tersebut dapat menimbulkan potensi terjadinya sengketa dan konflik Pertanahan yang tentu kita hindari bersama,” ungkapnya.

 

“Mengingat Program PTSL ini merupakan program strategis nasional maka kami berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah beserta stakeholder terkait untuk senantiasa mengawal dan bersinergi agar program ini sukses dan lancar. Semoga dengan kehadiran aplikasi Lumajang Cekplot ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dan negara”, tegas nya.

 

Sementara itu Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar turut mengapresiasi kinerja BPN yang sudah berhasil menerbitkan 900 sertifikat milik Pemkab Lumajang dan 13 ribu sertifikat umum milik masyarakat Lumajang.

 

“Baru di kepemimpinan pak Rocky ini kami menerima 900 sertifikat milik pemkab dan harapannya seluruh jalan–jalan milik Kabupaten sudah bersertifikat, dan PTSL di jaman kepemimpinan pak Rocky ini sudah diterbitkan 13 ribu sertifikat PTSL dan ini membahagiakan buat masyarakat, siapapun yang membuat masyarakat bahagia akan mendapat pahala berlimpah,” pungkasnya.(JT)

Related Articles

BERITA TERKINI