Lumajang — Kodim 0821/Lumajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian alam melalui Program Pembinaan Lingkungan Hidup TA 2025. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Sumber Mata Air Uling, Dusun Semingkir, Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit, Kamis (27/11/2025), dengan fokus pada penghijauan dan reboisasi di area vital penyangga sumber air masyarakat.
Mengusung tema “Bersatu dengan Alam untuk Indonesia Hijau”, personel TNI bersama masyarakat menanam berbagai jenis pohon keras bernilai ekologis tinggi, antara lain Beringin, Sukun, Trembesi, dan Mahoni. Keempat jenis pohon ini memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, memperkuat daya serap air tanah, dan mencegah risiko bencana hidrologis seperti longsor serta kekeringan.
Kepada media, Danramil 0821/04 Gucialit, Kapten Inf Ahmad Elly Supriyadi, menjelaskan bahwa kawasan sumber mata air merupakan wilayah yang harus dijaga secara serius karena memiliki peran strategis sebagai penopang kehidupan masyarakat sekitar.
“Kegiatan Pembinaan Lingkungan Hidup ini kami laksanakan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga alam. Reboisasi di sumber mata air adalah langkah konkret untuk memastikan ketersediaan air tetap terjaga bagi generasi mendatang,” ungkap Kapten Ahmad Elly.
Ia menambahkan bahwa penanaman pohon merupakan salah satu upaya berkelanjutan dalam menjaga kualitas lingkungan, sekaligus mendorong masyarakat agar terlibat aktif dalam pelestarian kawasan konservasi alami.
Selain reboisasi, Kodim 0821/Lumajang juga melaksanakan kegiatan pembersihan sampah dan penataan kawasan sungai di aliran Sungai Avour Banter (Kali Basin), Desa Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung.
Kegiatan tersebut meliputi:
– Pembersihan sampah di sepanjang daerah aliran sungai
– Pengangkatan sedimentasi ringan
– Penataan bantaran sungai untuk memperlancar aliran air
Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi dini menjelang musim penghujan guna mencegah banjir dan genangan akibat penyumbatan sampah.
“Kami ingin memastikan aliran sungai tetap lancar sehingga tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat. Penataan sungai ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menjaga lingkungan di seluruh wilayah Kabupaten Lumajang,” tambah Kapten Ahmad Elly. (Pendim 0821).


