Lumajang, Upaya menjaga stabilitas wilayah pasca-erupsi Gunung Semeru terus dimaksimalkan oleh Babinsa Candipuro bersama unsur TNI–Polri dan pemerintah kecamatan. Situasi di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, dilaporkan tetap aman dan terkendali. Tidak terlihat adanya kerumunan di zona rawan maupun aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Pemulihan sosial masyarakat juga menunjukkan perkembangan positif. Hal tersebut menunjukkan penanganan bencana berjalan efektif dan sesuai prosedur mitigasi yang telah ditetapkan.
Selain itu, akses utama menuju Malang melalui Gladak Perak tetap berada dalam pengawasan ketat aparat gabungan mengingat lokasinya yang dekat dengan wilayah rawan guguran material vulkanik. Petugas memastikan kelancaran mobilitas masyarakat tanpa mengurangi aspek keselamatan.
Babinsa Candipuro, Serka Nurhadi, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan monitoring intensif untuk memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan normal dengan tetap mengedepankan prinsip kewaspadaan.
“Kami memastikan warga untuk tetap waspada terhadap seluruh titik rawan tetap dijaga. Masyarakat diminta tetap mengikuti arahan petugas agar risiko pasca-erupsi dapat diminimalkan,” ujarnya, Senin pagi (24/11/2025).
Ia menambahkan, patroli rutin dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang beraktivitas di area berbahaya, termasuk sepanjang aliran sungai yang menjadi jalur potensi banjir lahar.
Koordinasi lintas sektor hingga kini terus berlangsung guna menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pemulihan kehidupan masyarakat. Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi susulan, meskipun situasi secara umum dinilai terkendali. (Pendim0821)


